Tuesday, February 28, 2017

2017: It Comes and it Goes..and it Goes Away Forever

Assalamualaikum warahmatulahi wabarakatuh semua. Mana-mana pembaca yang sudi membaca catatan ku ani, selamat datang ku ucapkan, termasuk para operatives KDN (Keselamatan Dalam Negeri) atau ISD (Internal Security Department) yang sedari dulu telah memerhati gerak geri ku yang sememangnya langsung inda membahayakan kepentingan negara, jauh sekali takhta kerajaan peribadi baginda.


Nada apa apa yang baru. It's just that I am feeling so miserable right now because my wife and I are about to file for divorce. I won't go into the details but yeah, I totally feel like shit right now. I am unemployed and by that means I have zero savings. My wife will definitely get custody of our son but at least she will still allow me to visit him every once in a while because let's face it, he needs his father too. All this started happening when my family didn't approve of our relationship from the start. I wasn't too happy about it but my then girlfriend who is going to be my ex sooner felt differently about our relationship. Different in a way that she has shown me how life is not all doom and gloom even if the people around us are trying to rip us apart... Apparently, whatever that's left from the hatred and anger that have been directed toward us are finally winning, I am set to lose in this game of life.

I love my wife and I love my son, no doubt about it. But something about our relationship and marriage just doesn't seem to work out, not especially when I am torn between trying to appease my parents and being happy with my wife and kid. This is probably the worst thing I have ever gone through in my life. I have never been good at trying to keep other people happy and I have often failed miserably at the end, and this is no different. It's just way too horrible and I never knew it would hit me so bad to the core that I am left feeling depressed even before the ink on the divorce petition is drying. Well not yet anyway. That's me. Just imagine what my wife is going through right now when she is hit with the revelation that I am divorcing her. Yes, I was the one who initiated the move.

I don't know what else to say here. I am stuck in a loop of sorrow that seems endless. But I know for sure one thing that has come to an end; our marriage. So far my eldest (oldest?) brother is the only one who knows about this. I can't bring myself to tell the news to my parents just yet. Wait until tomorrow or the day after.. But one thing is certain, they are not going to receive it that well.

Tuesday, May 03, 2016

Tormentor - (2013) Thrash Assault Demo 2013


Here is a thrash metal band from the shores of Sabah. This demo offers a very solid performance that caught me by surprise. There's a lot of tremolo-picked melodic solos with occasional tappings. At first, I thought this demo is just going to be another meaningless byproduct of thrash wannabes. After listening to all four songs, I was quickly blown away by Tormentor's performance. Despite not having anything new to bring to the table, this thrash quartet's first effort is top notch. So yeah, grab a copy if you can and support this politically incorrect band!

Tracklist:

1. Behind the Uglier Faces 03:37
2. Fight or Die 02:48
3. Thrash Assault 02:42
4. Rocking Metalkoholic Demon (Inside Cover)


Monday, April 25, 2016

Unaussprechlichen Kulten - (2005) Wake Up in the Night of Walpurgis

Welcome to Chilean finest death metal!

I have now returned with a vengeance! After going silent for over two years, I am now bringing you the first .mp3 upload for 2016 in the form of Unaussprechlichen Kulten debut 'Wake Up in the Night of Walpurgis'. All I can say is, this is the album you seriously need to listen to! By the way, this is the straightforward version of the album as opposed to the original recording.

Tracklist:

1. Intro: The Invocation of Crawling Chaos 0:29
2. The Black Goat of the Woods with a Thousand Youngs 3:01
3. Blasphemous Cult from Yuggoth 02:49
4. Prophecy of Al-Azif 02:50
5. Esoteric Order of Dagon 02:36
6. Nyarlathotep 02:55
7. Azathoth Have Mercy! 03:16
8. De Vermis Mysteriis 02:02
9. Reanimated From Beyond Spheres and Time 06:03

Total time: 26:01

Format: .mp3
Average bitrate: 281 Kbps
44 KHz Joint Stereo
Dynamic Range: 6

Wednesday, April 20, 2016

Nada Apa yang Baru Hari Ani

Semuanya membosankan macam biasa. Ani ada seorang lagi pekerja baru, bini bini, umur 19 tahun. Usulnya pun macam attention seeker jua. Mun lawa inda jua apa. Ketara anu jenis kambang kambangan ani. Perasan pulang jua jenisnya. Tapi biarlah, selagi ia inda luan luan mengacau. Mun inda, ada yang kena tampar ni. Entah kenapakah aku dikelilingi oleh makhluk annoying ani. Dah la palirpin dua ekor macam babi saja dalam office ani, bising, terais terais, suara kan satu office sekalinya bercerita. Pekerja yang seorang ani pun pembelot, pengkhianat bangsa; terhegeh hegeh kan merapati palirpin. Apa istimewanya species diorang ani pun aku inda faham. Yang ku tau diorang ani buat semak saja disini. Yang lelakinya macam gay, homosexual usulnya. Pundan pundanan. Yang bini bininya karang perasan lawa, mengucapkan bini bini Brunei. Bangsa macam ani kah yang kan kamu baik baiki? Bini bini palirpin ani cuma layak untuk diamput, dirogol, diliwat saja.. hahaha.

Tiap hari cuma kebencian yang ku rasa ditempat kerja ani. Kalau inda pasal memikirkan cari makan bah, sama mencari kerja lain ani payah, sudah batah ku berambus dari company palui ani. Aku tah saja orang Brunei disini. Yang lain tambi, palirpin, 1malingsial. Ada pun orang Brunei, mengampu(t) palirpin jua. Kan mati bah pisinnya. Yang mamak dua orang atu inda ku berapa ingau lah, diorang inda berapa mengusut jenisnya. Ni nah, yang 1malingsial, palirpin sama tali barutnya ah.. mun aku nada ku kan membagi mua bangsa(t) sial macam diorang atu. Apa pulang kitani kan tergasak gasak arah diorang mun diorang sendiri inda suka kan kitani? Diorang disini cuma untuk mengaut keuntungan saja.

Not Jewish Understand!!

Inda payah jadi pakar geopolitics untuk memahami siapa yang mendukung ISIS selama ani
Semua orang pun tau siapa dibelakang ISIS ani. Sedari mula kitani tau bahawa kelompok Yahudi ani, macam mana pintar pun diorang, inda akan pernah suka dengan bangsa selain dari Yahudi sendiri. Dulu aku pernah berdebat sama bini bini Melayu Brunei yang berkelulusan dari United Kingdom. Bukan lagi sembarangan tu, first class degree holder lagi haha.. Mulanya ia kerja arah syarikat tempat ku bertugas masa ani sebelum ia berambus entah kemana. Dipendekkan cerita, aku menyedari perspective pandangannya terhadap hal ehwal sejagat ani sangatlah sempit. Cukup sempit untuk seseorang yang berkelulusan first class dari UK. Dari percakapannya saja aku sudah tau sejauh mana degree nya atu membentuk pandangannya.

Perempuan ani tadi inda tau apa Al-Qaeda. Ia percaya ugama ani, terutama sekali Islam, inda membawa perubahan dan kolot. Kuno la nya orang kitani. Ia jua berpendapat yang Islam ani secara azalinya memang menggalakkan perperangan dan pembunuhan keatas orang bukan Islam. Aku tanyalah ia beberapa soalan soalan cepumas, memandangkan ia ada degree dari UK jadi mustahil jua ia inda tau apa apa kan pasal geopolitics ani.

Kenapa Allah berfirman didalam Al-Quran untuk menjauhi sekian jenis orang Yahudi dan sekian jenis orang Nasrani? Jawapan sidayang ani tadi pasal Allah 'inda suka diorang'. Yalah, inda suka pun, apa sebabnya? Ia inda dapat bagi jawapan tepat maupun rambang atau sipi sipi. Aku suruh ia fikirkan keadaan ummat Islam di Palestine, macam mana diorang hidup dibawah taklukan Yahudi Zionist Israel. Kamu mau tau apa katanya? 'Well, I think the Muslims are jealous of them, you know, because they are successful and Muslims are not'. Adakah patut ia cakap kitani dengki dengan kaum Zionis?? Orang Islam jenis apa ia ni aku pun inda tau. Ia masih melawankan Zionist sedapat mungkin, katanya ia inda percaya yang Yahudi ani semua macam atu. Baru ia, dang.. dimana kau belajar ah? Inda ku terus nafikan dakwaannya atu jua. Benar, dibandingkan Yahudi sama ummat Islam, membagi malu saja orang Islam zaman ani. Liat sendirilah. Tapi apa yang ku maksudkan dengan soalan ku atu secara khususnya berkisar mengenai Yahudi Zionist di Palestine.

Okaylah, oleh sebab ia melawankan Zionist Israel, aku tanya lagi samada ia tau macam mana agama Nasrani ani boleh tertubuh selepas Nabi Isa ibni Maryam Alaihissalam dinaikkan ke langit. Ia inda tau. Inda mengapa, aku tolong jelaskan arah ia yang agama atu tertubuh disebabkan beban rasa bersalah pengikut pengikut Nabi Isa ibni Maryam yang kononnya menyaksikan pensaliban (crucifixion!!) Judas Iscariot yang muhanya telah diserupakan oleh Allah Subhanahu Wata'ala macam Isa ibni Maryam Alaihissalam. Aku pun jelaskan arahnya jua siapa yang kononnya membunuh Jesus Christ. Memang bukan Yahudi tapi adalah tentera Roman atas arahan Pontius Pilate. Tapi siapa yang bertanggungjawab menghasut kerajaan Rome untuk membunuh Jesus? Inda lain inda bukan, Yahudi la jua. I'm not even sorry la, perempuan atu memang budoh walaupun ada degree dari UK. Aku sambung lagi bukti bukti yang disebutkan dalam sejarah dan Al-Quran, yang bila diamati, memang bertemu jua akhirnya, macam kes pembunuhan John the Baptist. Aku tanya samada ia tau siapa John the Baptist ani, yang mana ia jawab 'inda tau'. John the Baptist adalah Nabi Yahya Alaihissalam. Banyak lagi nabi nabi yang diserang dan dibunuh oleh puak Yahudi ani, termasuklah Nabi Zakaria Alaihissalam. Benar aku ni inda alim, tapi ugama ku, mesti aku tau jua. Bukan bertujuan kan menunjuk nunjuk, tapi ia berfungsi sebagai pelajaran sejarah untuk orang macam bini bini atu tadi. Malas ku dedahkan siapa ia sebenarnya.

Memanglah aku terkejut macam mana ia boleh inda tau itu ini. September 11 pun ia percaya dilaksanakan oleh orang Islam. Aku terangkan arahnya, semua ani berpunca dari penghijrahan besar besaran puak yang konon mendakwa diri diorang ani Yahudi ke Palestine pada tahun 1947. Even sebelum Yahudi berhijrah ke Palestine, Theodor Herzl adalaha salah seorang tokoh Zionism yang tersohor dikalangan kaum Yahudi. Atu pun ia inda tau.. hmmm. Aku tambah lagi satu contoh yang melibatkan kematian seorang activist American bernama Rachel Corrie, yang kena sorong pakai bulldozer sampai mati oleh IDF (Israel Defence Force). Rachel Corrie cuba menghalang tentera Zionist dari merobohkan kediaman seorang doctor Arab Palestine. Tapi malangnya ia sendiri yang kena bunuh. Dah la tu, inda lagi pernah kerajaan Zionist Israel mengeluarkan kenyataan maaf secara rasmi ke America dan keluarga Rachel. Paling paling diorang cakap ia cuma satu 'kemalangan' yang sangat dikesalkan. IDF lagi mendakwa yang orang Arab Palestine telah menggunakan Rachel sebagai 'perisai manusia' (human shield), walhal  Rachel inda pernah dipaksa untuk membuat macam atu. Pun ani inda dapat meyakinkan sidayang atu betapa kejamnya regime Zionist Israel.

Ada usulnya Rachel Corrie ni kena acukan AK-47 ke kepalanya kah?
Walau pun macam atu, aku inda dapat salahkan sidayang ani seratus peratus atas kejahilannya lah. Ia ada degree, tapi ia bukan pemikir. Dia hanya seorang pekerja. Ia, macam berjuta lagi manusia dibumi ani, telah memilih untuk menidakkan serta inda mengingaukan segala macam jenis perkara yang berkisar mengenai politic ani. Ia telah memilih untuk jadi jahil dan oleh sebab atu, ia hidup dengan selesa tanpa perlu memikirkan apa apa. Al-maklumlah, anak orang kaya. Ke UK pun kena bayarkan oleh indung (mothership!!). Ia seorang penuntut yang 'straight As' tapi her worldview is unfortunately very warped and distorted. Kalau aku ni racist jua ah, tapi sekurang kurangnya aku dapat membezakan satu bangsa dari satu bangsa yang lain. Ani ia fikir semua orang Arab ni hitam macam negro. Apa punya straight A student. Macam mana ia dapat degree atu pun aku inda tau. Baginya dalam dunia ni cuma ada orang hitam sama putih. Baru ia jahil kan mati nah.
Deathcrush. Rachel Corrie selepas ia mati disorong pakai bulldozer oleh Zionist IDF
Kan berpanjang lebar pasal politic sama ia memang inda guna guna. Awal awal aku fikir ia boleh bagi sudut pandangan yang lebih baik mengenai hal ehwal politic ani since ia graduated dari UK. Rupanya talur tia jua. Ia pulang hairan macam mana aku boleh tau banyak benda macam ani. Duh! Inda pernah dengar apa yang dipanggil sebagai internet kah? Lagi pun aku andang berminat dalam hal ehwal politic. Apa saja bentuk info yang berbentuk ilmiah memang berguna walaupun pada zahirnya memudaratkan. Bagi ku, buruk atau baik sesuatu atu terpulang arah kitanilah. Inda kan atu pun inda dapat difikirkan. Yang cali lagi, ia inda percaya yang US government sama Israel antara pihak yang bertanggungjawab dalam tragedy 9/11. Patutlah ISIS mati mati cuba kan mengakun yang 9/11 atu adalah hasil usaha mujahiddin, bukan kerajaan America sendiri. Dapat kamu liat ia punya connection disini? Siapa yang membiayai, melatih ISIS recruits? Kamu tau siapa. Iatah sebabnya ISIS mengaku bertanggungjawab ke atas 9/11. Tujuannya tetap sama = memburukkan Islam.

Proselytism Real

Dari Borneo Bulletin edisi 21 April 2016, hari ani hahaha
Benar kah ni jua? Kalau benar ia masuk Islam, alhamdulillah haha.. Bila Allah menghendaki hamba Nya untuk menerima hidayah, nada sesiapa pun dapat menghalangnya. Sama samalah kitani doakan semoga Lindsay Lohan akan mendapat petunjuk ke jalan yang benar, amin!

Saturday, April 16, 2016

3GP Melayu

Mungkin dari sehari kesiumanan ku makin berkurangan. Keadaan ekonomi negara yang entah mana kah hala tujunya, ditambah lagi situasi dunia yang menghampiri penghujungnya, barangkali apa yang kitani usahakan (or inda pernah berusaha lagi diusahakan) cuma menuju ke satu destinasi yang inda pasti. Macam anilah dari hari ke sehari. Membosankan saja.

Nada apa yang siuk dalam berita hari ani. Tapi nampaknya agensi agensi berkenaan sudah mulai bingkas dalam usaha mengungkayahkan persekitaran pro-keusahawanan disini. Pun macam atu, perkara ani sepatutnya telah pun difikirkan segoreng gorengnya (as opposed to 'semasak masaknya') sedari mula. Dan lagi ramai yang mengatakan ianya masih belum terlambat untuk membuat perubahan. Ia kah?

Kalau post ku sebelum ani dicemari dengan cercaan dan nista tak berperikemanusiaan, kali ani aku kan bercakap sedikitlah mengenai reality negara kitani. Sekarang ani, semua orang boleh buka bisnes dalam tempoh 24 jam. Memang jika difikirkan ia andang satu langkah yang cukup bagus. Dengan peniadaan lesen perniagaan rampaian ani, akan mudahlah bagi orang ramai yang berniat kan memulakan perniagaan untuk menjalankan keusahawanan bisdurang. Cuma, adakah kitani memikirkan sejauh mungkin kesan peniadaan lesen rampaian ani? Salah satu keingauan sebilangan orang kitani ialah takut inda terkawal nanti bila semua tia jua kan jadi businessman. Inda salah. Iatah tu masalahnya, negeri kitani damit. Penduduk pun inda sampai setengah juta (300,000+ rakyat Melayu jati Brunei, selebihnya hidupan liar dari pelbagai negara). Customer base pun damit. Ni baru jua kawan bercerita, sebelum ani ia jual burger sama nasi katok somewhere di KB. Tapi dalam bulan ani ia inda lagi berniaga, pasal satunya, contract kerjanya kan kena tamatkan May ani. Kedua, oleh sebab inda lagi lama ia kan kena tamatkan perkhidmatan (gaji dibawah $500!!), jadi nada duit untuk buat modal pakai beli barang untuk berjual. Ia bujang masih. Cuba bayangkan kalau ia sudah ada anak bini. Macam mana?

Benar nya orang, mun kan inda mau susah, berusaha bah. Mun ganya bercakap, duduk diam diam, siapa saja pun pandai tu. Cuma yang orang inda terfikirkan kadang kadang adalah keadaan seorang inda sama dengan yang lain. Kalau lahir dalam keluarga anu andang andang kaya, inda ingaulah. Buduh pun boleh jadi pandai tu pasal ada biasiswa bertaja yang ku namakan 'fathership / mothership'. Jadi, siapa yang berduit boleh ada kemudahan untuk mendapatkan peluang pendidikan terbaik diluar Brunei. Mun kan belajar disini sampai UBD, adui ma... inda kena pandang tu degree atau master ah. Aku tah madahkan; inda berguna sama sekali. Ani pun baru ku tau, ada seorang bekas graduan UBD, ia ada degree sama master, tapi kerja memotong ayam disalah sebuah gedung perniagaan terkenal disini. Macam biasa, gedung perniagaan atu bukan Melayu punya, Cina lah. Graduan yang bersijil master, jadi tukan potong daging? Wow... iatah hal macam ani tah yang memudahkan jelama jelama buduh mengambil kesempatan untuk menguatkan lagi hujah (atau hujan air liur) bisdia, yang mengatakan 'inda pedah jua kamu bedegree bemaster, spiking (speaking) lacis lacis, ia jua inda kemana kamu atu'. Sekarang aku mau tanya kamu semua wahai pembaca budiman. Kalau kamu orang Brunei lah ah, apa yang kamu kaitkan dan maksudkan dengan berjaya dalam hidup? Pilih diantara jawapan jawapan yang kamu rasa ngam dengan pendapat kamu (boleh pilih lebih dari satu):

a) inda payah belajar tinggi, habis sekolah inda peduli singan mana, masuk askar pasal dapat naik pangkat
b) belajar sesingan singannya, lepas atu mohon kerja arah kerajaan, sama jua dapat naik pangkat
c) belajar tinggi sampai ada degree / master, lepas tu masuk askar / polis atau pun mana mana pasukan beruniform, kalau askar, jadi pegawai, tunggu pencen kalau nasib belurih
d) belajar sesingan singannya, lepas atu mohon kerja arah kerajaan, tapi bonus disini, minta tolong arah peradian
e) belajar jua sampai ke university mana saja, mengikut minat, lepas tu belajar untuk berniaga sendiri, sama sama membangunkan bangsa Melayu Brunei dalam segenap bidang
f) inda payah sekolah, ikut kawan saja main forex sambil beramal ibadah, duduk saja dirumah

Senang kan? Apa jua payahnya memilih a) atau b) kah. Sebenarnya, inda kira mana satu jawapan yang biskita pilih, kalau mindset inda pandai berubah, jangan harap tah kan berjaya. Sengal ku kadangnya melayan saudara saudara anu yang macam inda pandai faham bahasa ani, memajal suruh diri masuk askar. Bagi bisdurang, mun masuk askar ni, kira berjaya tah sudah tu dalam hidup. Macam... entah ah. Benar eh, gaji besar apa, ada elaun, tambang.. tapi iatah tu bah, dari segi apa jadi macam diorang ani dikategorikan sebagai berjaya? Atu, aku tinggalkan disini untuk kamu memikirkan, atu pun kalau kamu mau memikirkan jua. Tapi jelas nyata memang 'malas ku ingau' la kitani ani, kebanyakannya. Cuba kamu liat, walau pun Pehin Goh saja seorang yang jadi ahli Majlis Mesyuarat, tapi bisnes besar di Brunei ani siapa yang pegang? Orang Melayu kah? Business Cina macam kedai kedai apa itu ini, baru boleh dikatakan berjaya. Kenapa? Pasal kitani, rakyat peribumi, yang Melayu jati ni, bergantung arah diorang untuk makan. Walau pun kamu berabis kan menafikan, inda jua dapat. Tu Sabli's ah, kenapa inda maju? Kenapa Melayu bila buat bisnes payah kan berjaya? Salah satu sebab yang pernah Dr. Mahathir cakap dulu ialah Melayu dan duit inda dapat bersama dalam satu ayat. Cuba tia tanya, banyak bisnes Melayu Brunei yang lingkup atu, apa punca lingkup? Dibawah aku sertakan beberapa sebab kenapa bisnes Melayu Brunei selalu gulung tikar:

a) pantang liat duit banyak. Hasil niagaan dimakan selarahnya. Dipakai untuk beli kereta, buat rumah, belayar, beli benda mahal mahal untuk ditayangkan arah orang, 'nah, aku berjaya sudah, kau apa ada?' Lepas tu berbini di Philippine, di Indonesia, di Thailand etc
b) seringkali terjadinya perebutan harta dikalangan ahli keluarga yang mewarisi perniagaan. Berkelaie sampai bisnes terbengkalai macam atu saja
c) pemalas. Mau jadi boss saja. Mau dapat untung saja setiap bulan. Tapi inda active turun padang untuk memikirkan strategy keusahawanan, mengemaskini kaedah perniagaan mengikut arus terkini. Memajal orang suruh bekerja untuk ia walhal ia sendiri pun inda pernah ambil tau kebajikan pekerja
d) hasad dengki. Ah yang satu ani teruk jua, macam Basyar Al-Assad. Tapi kalau Assad pakai bomb, pendengki pakai bomoh. Mula mula berjaya bisness, alhamdulillah. Dua tiga bulan lepas atu meninggal tia, muntah darah. Melayu tu bui..
e) kan berjaya sudah dalam perniagaan, sekali ada tia yang memayah mayahkan atu. Faham faham tah tu ah. Kalau keuntungan atu limpas sesetengah paras, kena persoalkan tia, kena audit. Inda boleh kayalah yang pentingnya kalau kan berniaga di Brunei ani, melainkan kalau tergolong dalam khalayak yang berkedudukan istimewa.
f) inda pandai bisnes. Orang berniaga, ikut tia jua kan berbisnes tapi langsung inda tau menau pasal bisnes. Fikir bisnes ani cuma jual beli saja. Inda meliat kan mengembangkan bisnes diluar sempadan negeri. Tu China ah, satu billion pulang rakyatnya tu, mun kan mau banyak pelanggan, kenapa inda ke sana?

Walaupun kesahihan hadith Rasulullah Sallallahu Alaihi Wassalam yang berbunyi 'Tuntutlah ilmu walau sampai ke negeri Cina' adalah diragui, tapi kitani sebenarnya inda perlu tunggu hadith atau Surah kalau kan berniaga atau buat apa sajalah yang dapat membangun negara. Mesti ada initiative sendiri. Kitani inda dapat selamanya goyang kaki tunggu duit masuk tiap bulan saja. Well, bagi siapa yang dapat macam atu, baguslah. Tapi untuk rakyat macam kitani yang nada terdapat apa apa ani, mari tah kitani sama sama memakmurkan Brunei dengan merampas semula sektor perniagaan dan ekonomi dari makhluk makhluk asing yang bukan Islam. Kenapa kamu fikir Yahudi, sungguh pun ia banyak puak, macam Qaynuqa, Mizrahi, Askhenazi, Sephardim, Haredim, Khazar, Khasidic tapi bila menghadapi musuh, diorang bersatu. Kitani Melayu, semua kan pentingkan diri sendiri walaupun kitani satu rumpun. Iatah sebabnya bangsa lain mengambil kesempatan arah kitani. Ditambah lagi dengan perangai sebilang orang Melayu Brunei yang rata rata anti pendidikan dan pro gaji bulan (mun faham bisai!!), makin senanglah kitani kena ulah ulahi. Ey malu la, kitani dinegeri sendiri tapi kena pijak pijak oleh bangsat, eh salah, bangsa asing. Pendidikan atu penting. Dan masuk askar atu kerja sama kerajaan atu inda semestinya penting untuk menjamin kejayaan hidup. Banyak lagi jalan lain yang boleh diterokai. Kitani cuma perlu berani. Jangan la jadi drug lord, atu gila tia jua tu.

Sekian sajalah kurapak ku buat kali ani. Harap harap kalian semua dapat memikirkan apa yang ku cakapkan disini. Dan yang lebih penting lagi, bertindaklah sekarang sebelum terlambat. Kiamat inda lagi lama ni.